Life – Dreams = Job

Icon

Let's discuss about business and marketing, especially mobile marketing, just tweet me @yoseazka

Salon Motor

PANDUAN PRAKTIS MEMULAI

USAHA SALON MOTOR PLUS

LATAR BELAKANG PEMILIHAN USAHA SALON MOTOR PLUS

1. Jumlah motor yang relatif semakin meningkat.

2.Kondisi cuaca saat ini yang mengakibatkan sepeda motor sering lebih mudah

kotor

3.Perubahan gaya hidup dan tuntutan kesibukan, banyak pengguna sepeda motor

yang tidak memiliki waktu untuk membersihkan sepeda motor mereka, dan

menyerahkannya pada   pencucian motor.

KUNCI SUKSES USAHA SALON MOTOR PLUS

1.Tempat strategis dan nyaman.

2.Pelayanan yang cepat, cermat, dan memuaskan (mengutamakan kualitas).

3.Pemilik motor biasanya menginginkan motornya bersih dan terawat rapi

4.Harga terjangkau.

5.Menggunakan bahanbahan yang tidak menimbulkan baret, karat, atau korosi

pada sepeda motor, serta ramah lingkungan.

6.Tersedia area basah dan area kering, sehingga tidak mengganggu proses

pencucian dan  proses pengeringan.

FASILITAS TAMBAHAN YANG PERLU DISEDIAKAN DALAM USAHA

SALON MOTOR PLUS

a Ganti oli.

a Spooring balancing.

a Mini market atau mini kafe.

a Fasilitas kupon bonus untuk konsumen yang sering menggunakan

layanan.

USAHA SALON MOTOR PLUS

Yang menjadikan salon motor ini menjadi plus ialah salon motor yang akan dibuat ini menggunakan mesin SNOW WASH, performa karyawan yang baik

dan menarik, dan sistem kerja yang efisien. Salon motor plus ini dapat kita

bedakan dengan tempat pencucian motor lainnya, seperti membuat instalasi

tempat pencucian dan pengeringan termasuk interior ruangan yang menarik

dilihat.

Peralatan-peralatan standar salon motor yang harus disediakan adalah

sebagai berikut :

1.Satu kompresor

2.Satu mesin air untuk steam

3.Satu mesin steam system snow wash (busa salju)

4.Vacuum cleaner

5.Bak penampungan air

6.Seragam karyawan

7.Media promosi

8.Instalasi ruangan

9.Peralatan mencuci :

- Sikat

- Kanebo

- Kuas kecil & besar

- Kain bol

- Busa

LOKASI & RUANG

1. Letak Lokasi

Berada di dekat tempat pemukiman penduduk, seperti didepan komplek

perumahan, atau  berada dipinggir jalan utama.

2. Standar Kebutuhan Ruang

Luas ruang minimum : (lebar) 5m x (panjang) 10m

Note: Ukuran panjang dan lebar dapat sebaliknya.

3. Asumsi kebutuhan ruang:

- Tempat pencucian

- Tempat pengeringan

- Ruang tunggu

Note:

Dapat pula kita menambahkan ruangan lainnya untuk kegunaan pengembangan

usaha  seperti penjualan soft drink.

LINGKUP KERJA

Lingkup kerja meliputi :

1. Survey :

- Pemetaan pasar

- Persaingan

- Potensi

2. Sistem :

- Pembukuan sederhana

- Siklus kerja

- SOP (Prosedur Standar Operasi)

3. Pelatihan :

- Pelatihan karyawan / Buku panduan pelatihan

- Pengendalian sistem

- Pemasaran

- Pengamanan & pengendalian usaha

PEDOMAN PELAKSANAAN PEKERJAAN

PROYEK SALON MOTOR PLUS

LANGKAH DASAR

- Penyusunan tim kerja

- Pimpinan proyek

- Disain interior

- Disain graphis

- Sistem dan keuangan

- Lapangan / pembelanjaan

- SDM

- Pemasaran

- Penyusunan time schedule masingmasing bagian

a. Time schedule perencanaan I

- Gambar layout termasuk pengukuran

- Gambar disain interior

- Daftar barang belanjaan yang harus dibeli

Note: Gambar harus mendapat persetujuan pimpinan

b. Time schedule perencanaan II

- Penentuan nama & tagline usaha

- Gambar disain neonbox / billboard

- Gambar disain stand banner

- Gambar disain spanduk atau alat promosi lain

- Rancangan seragam dan perlengkapannya

- Gambar lain yang diperlukan

Note: Gambar harus mendapat persetujuan pimpinan

c. Time schedule untuk barang dan lokasi usaha

- Batas waktu renovasi tempat

- Batas waktu pengadaan peralatan dan perlengkapan

d. Time schedule pelaksanaan

- Eksekusi layout dan disain interior yang telah disetujui

- Eksekusi disain graphis yang telah disetujui

- Pembelian dan penyerahan barang sesuai kontrak

- Pembelian dan penyerahan barang

- Rekruitmen pegawai

- Tes lapangan peralatan dan kesiapan kerja

- Pelatihan karyawan

- SOP keseluruhan

- Pra promosi

- Soft opening

- Promosi

- Grand opening

- Pengawasan

- Penyusunan Anggaran (Budgeting)

Anggaran yang ditetapkan meliputi :

- Anggaran pemesanan disain

- Anggaran transportasi dan akomodasi ke

- Anggaran pembelian barang

Note: Harus dibuat jadwal pengeluaran dananya sesuai tanggal yang

direncanakan

RINCIAN TUGAS

1. BAGIAN DISAIN INTERIOR

a. Gambar layout

- Menentukan alur kendaraan, mulai dari masuk hingga selesai

- Menentukan posisi ruang tunggu

- Menentukan posisi pelaksanaan pencucian

- Menentukan posisi finishing kendaraan

- Menentukan posisi kasir

- Menentukan posisi perlengkapan pendukung (TV, Tape, showcase, dll)

- Menentukan posisi tempat penyimpanan peralatan dan perlengkapan

- Menentukan instalasi sesuai standar efisiensi dan kerapihan yang

meliputi :

• Sumber air

• Penempatan mesin dan bak air

• Kran-kran air

• Mesin steam

• Mesin snow wash

• Mesin kompressor (angin)

• Kelistrikan

• Alur pembuangan limbah

Note : Dalam menentukan layout harus dipikirkan benar terhadap efisiensi

proses kerja, proses gerak, maksimalisasi ruangan, kemudahan proses,

serta dampak terhadap  lingkungan.

b. Gambar disain interior

Menentukan ukuranukuran secara pasti peralatan dan perlengkapan yang akan

dibuat serta model yang akan diciptakan (meja kasir, ruang tunggu, dll)

- Menentukan warna cat ruangan dalam dan luar

- Menentukan ornament-ornamen ruangan yang mendukung

2. BAGIAN DISAIN GRAPHIS

a. Gambar disain graphis

-Menentukan nama usaha serta taglinenya dengan persetujuan pimpinan

- Menentukan disain logo usaha

- Menentukan disain standbanner dan alat promosi internal pendukung

- Menentukan disain billboard / neonsign

- Menentukan disain seragam dan perlengkapannya

3. BAGIAN SISTEM DAN KEUANGAN

- Menentukan prosedur penerimaan konsumen

- Menentukan prosedur pelaksanaan kerja

- Menentukan prosedur penerimaan pembayaran

- Menentukan prosedur komplain konsumen

- Menentukan prosedur penetapan dan penghitungan bahan baku

- Menentukan prosedur pembelian kembali bahan baku

- Menentukan prosedur perawatan dan penyimpanan peralatan

- Menentukan prosedur jadwal dan siklus kerja karyawan

- Menentukan prosedur keuangan dan pengamanannya

4. BAGIAN PEMBELIAN DAN LAPANGAN

- Menentukan barang-barang yang akan dibeli

- Menentukan anggaran pembelian barang

- Melakukan pembelian barang-barang

- Melakukan pemesanan & pembelian barang permintaan disainer interior

-Melakukan pengawasan instalasi tempat sesuai disain, baik interior ataupun

graphis.

5. BAGIAN SDM

- Melakukan rekruitmen pegawai yang diperlukan

- Melakukan seleksi pegawai

- Melakukan pelatihan pemahaman usaha

- Melakukan pelatihan teknis pekerjaan secara keseluruhan

- Melakukan pelatihan mental & customer satisfaction

- Melakukan kontrol terhadap perkembangan SDM

6. BAGIAN PEMASARAN

- Menentukan strategi pemasaran pra operasi

- Menentukan strategi pemasaran operasi

- Menentukan strategi pemasaran pasca operasi

7. PIMPINAN PROYEK

- Mengawasi secara keseluruhan proses pelaksanaan pekerjaan

- Mempertanggungjawabkan hasil kerja kepada  perusahaan

- Mempertanggungjawabkan kinerja keuangan proyek kepada perusahaan

- Mengeksekusi komplain tim proyek

DAFTAR BARANG YANG DIPERLUKAN

Daftar barang yang diperlukan perlu ditentukan sesuai kebutuhan, yang ditetapkan

oleh  pimpinan proyek.

STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE (SOP)

SALON MOTOR PLUS

KETENTUAN KARYAWAN

1. Bagian penerimaan  dan kasir

2. Bagian pencucian (steam dan snow wash)

3. Bagian penyabunan (pembersihan bagian bawah dan bodi kendaraan)

4. Bagian finishing

SISTEM KERJA

Dilakukan shift kerja dan rolling tugas agar lebih terkendali dan terkontrol

PROSEDUR PENANGANAN PELANGGAN

TAHAP I Penerimaan Pelanggan

Dilakukan oleh bagian penerimaan pelanggan merangkap kasir

1. Motor diterima oleh bagian penerima pelanggan

2. Tamu dipersilahkan duduk ditempat tunggu

3. Mengambil helm dan melakukan standar dua (jika ada)

4. Mengeluarkan seluruh isi bagasi kendaraan, memasukkan dalam

kotak/tempat

5. Menyerahkan kotak barang kepada pelanggan

6. Menyiapkan kendaraan dalam barisan antrian (jika antri)

TAHAP II

1. Pencucian kendaraan

Dilakukan oleh bagian pencucian

a. Menempatkan kendaraan sesuai urutan antri ke tempat pencucian

b.Melakukan penyemprotan air (steam) dengan alat dimulai dari bagian bawah

kendaraan secara berurutan, mulai dari bagian belakang ke depan,kemudian

diulangi dari bagian depan kebelakang. Dikonsentrasikan pada bagian bawah yang

lebih kotor

c.Penyemprotan pindah ke bagian bodi kendaraan dengan mengatur tekanan air

yang  keluar agar tidak merusak cat kendaraan.

d.Penyemprotan dibagian bagasi kendaraan(motor bebek dan sejenisnya)

e.Dipastikan penyemprotan sudah mampu mengurangi volume kotoran dan merata.

2. Penyabunan kendaraan

Dilakukan oleh bagian penyabunan kendaraan

a.Kendaraan yang telah disteam dilakukan penyabunan mulai dari bagian bawah

termasukselasela, dan di sabun dengan sabun khusus serta spon khusus bagian

bawah kendaraan.

b.Setelah bagian bawah telah digosok sabun dengan rata, dilanjutkan kebagian

bodi dan  bagasi kendaraan dengan sabun dan spon khusus bodi secara merata

c.Harus dipastikan bahwa penyabunan telah merata dan menghilangkan kotoran.

3. Pencucian ulang (bilas) kendaraan

Dilakukan oleh bagian pencucian

a. Kendaraan yang telah disabuni dibilas dengan steam air hingga bersih

b. Harus dipastikan pembilasan benar-benar bersih tidak menyisakan sisa sabun

4. Snow wash kendaraan

Dilakukan oleh bagian penyabunan

a.Seluruh bagian kendaraan disemprot dengan snow wash (busa salju) dari mesin

b.Dipastikan penyemprotan benar-benar merata agar kendaraan dapat terlihat

mengkilap.

5. Pencucian ulang (bilas) kendaraan

Dilakukan oleh bagian pencucian

a. Kendaraan yang telah di snow wash dibilas dengan bersih dan merata

b.Harus dipastikan pembilasan benar-benar bersih dan merata agar

tidak  menimbulkan bercak-bercak air dan sabun pada bodi kendaraan.

TAHAP III

1. Pengeringan kendaraan

Dilakukan oleh bagian finishing

a.Seluruh bagian kendaraan dikeringkan dengan lap kulit (kanebo) tanpa kecuali

dan harus  benar-benar kering.

b.Lap yang digunakan untuk bagian bodi dan bagian bawah harusberlainan untuk

menghindari kotoran pasir dari bawah kendaraan menempel di bodi sehingga

menyebabkan gores  pada kendaraan.

c.Selasela kendaraan yang tidak terjangkau oleh kain lap disemprot dengan

compressor (tekanan air) agar air yang ada disela-sela dapat keluar.

d. Dikeringkan sekali lagi hingga benar-benar kering

2. Paket poles

Dilakukan oleh bagian finishing Jika pelanggan menghendaki paket poles atau

kendaraannya dipoles

a.Motor disiapkan ditempat teduh kemudian dilakukan pemolesan kendaraan

dengan  bahan-bahan yang telah dipersiapkan sesuai urutannya.

b.Setelah selesai dilap dengan kain perca kering agar tidak ada obat poles yang

masih  menempel pada bodi kendaraan.

TAHAP IV

Serah terima dan pembayaran

Dilakukan oleh bagian penerimaan pelanggan dan kasir

1.Meminta kotak barang dari pelanggan untuk kemudian dimasukkan kembali ke

kendaraan dan ditempatkan ditempat semula.

2.Memoles helm kendaraan dengan obat poles dan memvacumm bagian dalam

helm agar  lebih bersih dan fresh

3.Menerima pembayaran dari pelanggan dengan memberikan kuitansi atau kartu-

kartu promosi yang telah dipersiapkan.

4. Mempersilahkan pelanggan untuk meneliti kualitas hasil pekerjaan

5. Menyerahkan kendaraan kepada pelanggan

TAHAP III

1. Pengeringan kendaraan

Dilakukan oleh bagian finishing

a.Seluruh bagian kendaraan dikeringkan dengan lap kulit (kanebo) tanpa kecuali

dan harus  benar-benar kering.

b.Lap yang digunakan untuk bagian bodi dan bagian bawah harus berlainan untuk  menghindari kotoran pasir dari bawah kendaraan menempel di bodi sehingga
menyebabkan gores pada kendaraan.

c.Selasela kendaraan yang tidak terjangkau oleh kain lap disemprot dengan

compressor  (tekanan air) agar air yang ada disela-sela dapat keluar.

d. Dikeringkan sekali lagi hingga benar-benar kering

2. Paket poles

Dilakukan oleh bagian finishing

Jika pelanggan menghendaki paket poles atau kendaraannya dipoles

a.Motor disiapkan ditempat teduh kemudian dilakukan pemolesan kendaraan

dengan  bahan-bahan yang telah dipersiapkan sesuai urutannya.

b.Setelah selesai dilap dengan kain perca kering agar tidak ada obat poles yang

masih  menempel pada bodi kendaraan.

TAHAP IV

Serah terima dan pembayaran

Dilakukan oleh bagian penerimaan pelanggan dan kasir

1.Meminta kotak barang dari pelanggan untuk kemudian dimasukkan kembali ke

kendaraan dan ditempatkan ditempat semula.

2.Memoles helm kendaraan dengan obat poles dan memvacumm bagian dalam

helm agar  lebih bersih dan fresh

3.Menerima pembayaran dari pelanggan dengan memberikan kuitansi atau

kartu-kartu promosi yang telah dipersiapkan.

4. Mempersilahkan pelanggan untuk meneliti kualitas hasil pekerjaan

5. Menyerahkan kendaraan kepada pelanggan

PROSEDUR KOMPLAIN PELANGGAN

Komplain diterima oleh bagian penerimaan pelanggan dan ditanggungjawabi oleh semua bagian yang terkait

1.Komplain kurang bersih langsung direspon dan dikerjakan pada bagian yang

dikomplain dengan sungguhsungguh, tanpa alasanapapun dan langsung dikerjakan.

2.Komplain kendaraan tidak bisa distater, harus dipastikan hal tersebut akibat proses  pencucian atau akibat pengerjaan. Jika benar, harus ditanggungjawabi hingga

kendaraan  benar-benar dapat dihidupkan kembali.

3.Komplain kendaraan jatuh akibat kesalahan petugas hingga kendaraanlecet.

Harus diajak komunikasi dengan baik serta permintaan maaf bahwa hal tersebut

bukan disengaja, dan memungkinkan untuk diberi voucher gratis untuk pencucian dan pemolesan kendaraan.

4.Komplain barang hilang. Proses ini jelas kesalahan petugas penerima pelanggan

yang tidak mengambil dan menyerahkan barang milik pelanggan langsung

dihadapan pelanggan dan dikonfirmasi langsung mengenai item barang serta

jumlah barang.

PROSEDUR BAHAN BAKU

Penetapan & Penghitungan

1.Bahan baku harus dihitung untuk beban per unit kendaraan agar dapat ditentukan

penggunaan bahan baku dan perkiraan biayanya

2.Bahan baku yang dibeli harus dikemas perplastik takaran untuk per unit kendaraan,  sehingga memudahkan ukuran bahan baku dalam melakukan proses

pencucian dan

3.Harga beli bahan baku dibagi jumlah plastik takaran yang dihasilkan untuk

mendapatkan  biaya bahan baku per unit kendaraan.

4.Bahan baku hilang atau berkurang tanpa sebab yang jelas menjadi tanggungan

para karyawan

Pembelanjaan Bahan Baku

1.Stok bahan baku harus dicatat dalam kartu stok agar pengeluaran bahan baku

terkontrol

2.Wajib melakukan pemesanan/pembelian bahan baku jika stok bahanbaku sudah

pada  kondisi sisa maksimum 30% minimum 20%.


9 Responses

  1. Muadzin says:

    Pa Yose,
    terima kasih sharing nya. Saya mau tanya kira2 brp total modal yg dibutuhkan utk running salon motor ini? Dan brp return nya dlm sethn? Thanks.

    Salam. Muadzin

  2. yosemind says:

    Kalau untuk peralatan standar sekitar 10-15 jt, belum termasuk sewa dan renovasi tempat serta promosi. Estimasi BEP moderatnya kalau dicombine antara cuci dan salon, dengan skitar 30 motor per hari sekitar 12-18 bln

  3. samsu says:

    Saya mau tanya kira2 brp total modal yg dibutuhkan utk running salon motor ini? Dan brp return nya dlm sethn? Thanks

  4. adhya says:

    pa mau tanya buat bisnis plan lapangan futsal apa pernah dibahas

    tks ya

  5. yosemind says:

    belum pernah mas

  6. Abu Ayara says:

    pak yose, dari banyaknya salon motor yang ada sekarang ini, kira2 salon motor mana yang paling baik?

  7. edsal says:

    saya mau buka usaha ini tapi tidak yg abal2 , ada saran bagaimana dan lokasi yg baik dimana yah ?

  8. Amg says:

    Mo Nanya nih… biasanya sistem gaji karyawan gimana? biar ngga merusak pasaran… kalo komisi per motor biasanya sekitar berapa yaa? thx

  9. novianto says:

    sebelum dan sesudahnya saya ucapkan terima kasih pak… atas pengetahuan yang bapak berikan.. Insya Alloh saya akan berusaha untuk mendirikan usaha ini..

Leave a Reply